Senin, 17 Oktober 2016

SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU MANAJEMEN


            Banyak kesulitan yang terjadi dalam melacak sejarah manajemen. Namun diketahui bahwa ilmu manajemen telah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Hal ini dibuktikan dengan adanya piramida di Mesir. Piramida tersebut dibangun oleh lebih dari 100.000 orang selama 20 tahun. Pembangunan piramida ini tak mungkin terlaksana tanpa adanya seseorang yang merencanakan, mengorganisasikan dan menggerakan para pekerja, dan mengontrol pembangunannya.Praktik-praktik manajemen lainnya dapat disaksikan selama tahun 1400-an di kota Venesia, Italia, yang ketika itu menjadi pusat perekonomian dan perdagangan di sana.

            Sebelum abad ke-20, terjadi dua peristiwa penting dalam ilmu manajemen. Peristiwa pertama terjadi pada tahun 1776, ketika Adam Smith menerbitkan sebuah doktrin ekonomi klasik, The Wealth of Nation. Dalam bukunya itu, ia mengemukakan keunggulan ekonomis yang akan diperoleh organisasi dari pembagian kerja (division of labor), yaitu perincian pekerjaan ke dalam tugas-tugas yang spesifik dan berulang. Dengan menggunakan industri pabrik peniti sebagai contoh, Smith mengatakan bahwa dengan sepuluh orang—masing-masing melakukan pekerjaan khusus—perusahaan peniti dapat menghasilkan kurang lebih 48.000 peniti dalam sehari. Akan tetapi, jika setiap orang bekerja sendiri menyelesaikan tiap-tiap bagian pekerjaan, sudah sangat hebat bila mereka mampu menghasilkan sepuluh peniti sehari. Smith menyimpulkan bahwa pembagian kerja dapat meningkatkan produktivitas dengan (1) meningkatnya keterampilan dan kecekatan tiap-tiap pekerja, (2) menghemat waktu yang terbuang dalam pergantian tugas, dan (3) menciptakan mesin dan penemuan lain yang dapat menghemat tenaga kerja. Peristiwa penting kedua yang memengaruhi perkembangan ilmu manajemen adalah Revolusi Industri di Inggris. Revolusi Industri menandai dimulainya penggunaan mesin, menggantikan tenaga manusia, yang berakibat pada pindahnya kegiatan produksi dari rumah-rumah menuju tempat khusus yang disebut "pabrik." Perpindahan ini mengakibatkan manajer-manajer ketika itu membutuhkan teori yang dapat membantu mereka meramalkan permintaan, memastikan cukupnya persediaan bahan baku, memberikan tugas kepada bawahan, mengarahkan kegiatan sehari-hari, dan lain-lain, sehingga ilmu manajamen mulai dikembangkan oleh para ahli.
            Di dalam ilmu manajemen dikenal tiga aliran yang masing-masing berusaha membantu manajer untuk memahami,memimpin organisasi, dan mengatasi masalah-masalahnya. Aliran tersebut meliputi:
1.      Aliran klasik
Airan klasik ini dibagi ke dalam dua era, yakni:
a.      Era Manajemen Ilmiah (Scientific Management)
Aliran ini dipelopori oleh Robert Owen (1771-1858) dan Charles Babbge (1792-1871). Robert Owen berpendapat bahwa peningkatan kondisi karyawan (misalnya:perumahan, jam kerja, koperasi yang menjual kebutuhan karyawa dengan harga murah, dan sebagainya) dapat meningkatkan hasil produksi dan laba. Robert Owen juga menekankan bahwa unsure pekerja merupakan unsur terpenting dalam proses produksi (pekerja disebutnya vital machines = mesin utama)
Charles Babbge berpendapat bahwa penerapan prinsip-prinsip ilmiah dalam proses kerja dapat meningkatkan produktivitas dan dapat menekan biaya menjadi lebih rendah. Charles Babbge mengemukakan bahwa seorang pekerja dapat dilatih suatu ketrampilan tertentu, dan harus bertanggung jawab terhadap bagian yang dikerjakan dengan ketrampilan tersebut. Sampai saat ini ide ini masih digunakan dalam kegiatan perakitan.
Frederich W. Taylor dalam bukunya yang berjudul Principle of Scientific Management mendskripsikan manajemen ilmiah ialah penggunaan metode ilmiah untuk menentukan cara terbaik dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. Ia berpendapat ada 4 prnsip untuk menaikan produktifitas, yakni:
1.      Perubahan metode kerja untuk setiap elemen dari pekerjaan yang ditelaah secara ilmiah
2.      Seleksi dan pelatihan para pekerja dengan metode ilmiah
3.      Kerjasama antara majikan dan pekerja dalam menyelesaikan pekerjaan secara ilmiah
4.      Pembagian tanggung jawab antara pimpinan dan pekerja secara lebih merata
Henry Gantt yang pernah bekerja bersama Taylor di Midvale Steel Company menggagas ide bahwa seharusnya seorang mmpu mandor member pendidikan kepada karyawannya untuk bersifat rajin dan kooperatif. Ia juga mendesain sebiah grafik untuk membantu manajemen yang disebut sebagai Gantt chart yang digunakan untuk merancang dan mengontrol pekerjaan.
Manajemen ilmiah kemudian dikembangkan lebih jauh oleh pasangan suami-istri Frank dan Lilian Gilberth. Keluarga Gilberth berhasil menciptakan micromition yang dapat mencatatan setiap gerakan yang dilakukan oleh pekerja lamanya waktu yang dihabiskan untuk melakukan setiap  gerakan tersebut.
b.      Organisasi klasik
Aliran ini dikembangkan Henry Fayol, Ia merinci operasi perusahaan ke dalam 6 kegiatan, yaitu:
1.      Teknis (technical)
2.      Komersial (commercial)
3.      Keuangan (fianancial)
4.      Keamanan (security)
5.      Akuntansi (accounting)
6.      Manajerial
Selanjutnya Fayol mambagi manajemen dalam hubungannya dengan lima fungsi yaitu:
1.      Perencanaan (planning)
2.      Pengorganisasian (organizing)
3.      Pemberian perintah (commanding)
4.      Pengkoordinasian (coordinating)
5.      Pengawasan (controlling)
Hal penting yang dikemukakan Fayol adalah 14 prinsip-prinsip manajemen, yaitu;
1.      Pembagian kerja
2.      Otoritas
3.      Disiplin
4.      Kesatuan perintah
5.      Kesatuan arah
6.      Pengutamaan kepentingan umum
7.      Pengupahan yang adil
8.      Pemusatan
9.      Hierarki
10.  Teratur
11.  Keadilan
12.  Kestabilan staf
13.  Inisiatif
14.  Semangat kelompok
Sumbangan penting lainnya datang dari ahli sosiologi Jerman Marx Weber. Weber menggambarkan suatu tipe ideal organisasi disebut sebagai birokrasi bentuk organisasi yang dicirikan oleh pembagian kerja, hierarki yang didefinisikan dengan jelas, peraturan dan ketetapan yang rinci, dan sejumlah hubungan yang impersonal. Namun, Weber menyadari bahwa bentuk “birokrasi yang ideal” itu tidak ada dalam realita. Dia menggambarkan tipe organisasi tersebut dengan maksud menjadikannya ebgai landasan untuk berteori tentang bagaimana pekejaan dapat dilakukan dalam kelompok besar. Teorinya tersebut menjadi contoh desain structural bagi banyak organisasi besar sekarang ini.
Perkembangan selanjutnya terjadi tahun 1940-an ketika Patrick Blackett melahirkan ilmu riset oprasi, yang merupakan kombinasi dari teori statistika dengan teori mikroekonomi. Riset oprasi, sering dikenal dengan “Sains Manajemen”, mencoba pendekatan sains untuk pendekatan sains untuk menyelesaikan masalah dalam manajemen, khususnya di bidang logistic dan oprasi. Pada tahun 1946 Peter F Drucker sering diswbut sebagai bapak ilmu manajemen menerbitkan salah satu buku paling awal tentang manajemen terapan:” konsep korporasi”. Buku ini muncul atas ide Alfred Slowan yang menugaskan tentang penelitian organisasi.
2.      Aliran perilaku
Aliran perilaku berkembang sebab aliran klasik dipandang tidak benar-benar membantu percapaian efisiensi produksi dan keserasian tempat kerja. Oleh karna itu dicari upaya untuk membantu manajer mengatasi masalah organisasi melalui sisi perilaku karyawan. Aliran ini muncul pada era manusia social.
Tokoh-tokoh dalam aliran ini:
1.      Hugo Munsterberg. Sumbangan utamanya adalah penerapan psikologi dalam membantu peningkatan produksi melalui tiga cara yaitu, a. mendapatkan orang yang cocok. B. dapat menciptakan kondisi kerja yang baik, c. memotivasi karyawan.
2.      Elton Mayo. Ia terkenal dengan eksperimen tentang perilaku manusia dalam situasi kerja. Eksperimen itu disebut eksperimen Hawthorne. Dari eksperimen ini disimpulkan bahwa perhatian khusus dapat menyebabkan seseorang meningkatkan usahanya. Gejala ini di sebut Hawthorne effect.
3.      Kontribusi lainnya datang dari Mery Parker Follet yang mendapatkan pendidikan dibidang filosofi dan ilmu politik menjadi terkenal setelah menerbitkan buku berjudul Creatif Experience pada tahun 1924. Follet  mengajukan suatu filosofi bisnis yang mengutamakan integrasi sebagai cara untuk mengurangi konflik tanpa kompromi atau dominasi. Follet juga percaya bahwa tugas seorang pemimpin adalah untuk menentukan tujuan organisasi dan mengintegrasikannya dengan tujuan individu dan tujuan kelompok. Dengan kata lain ia berfikir bahwa organisasi pada dasarnya  organisasi harus didasarkan pada etika kelompok daripada individualisme. Dengan demikian, manajer dan karyawan seharusnya memandang diri mereka sebagai mitra, bukan lawan.
4.      Pada tahun 1938, Chester Barnard (1886–1961) menulis buku berjudul The Functions of the Executive yang menggambarkan sebuah teori organisasi dalam rangka untuk merangsang orang lain memeriksa sifat sistem koperasi. Melihat perbedaan antara motif pribadi dan organisasi, Barnard menjelaskan dikotonomi "efektif-efisien". Menurut Barnard, efektivitas berkaitan dengan pencapaian tujuan, dan efisiensi adalah sejauh mana motif-motif individu dapat terpuaskan. Dia memandang organisasi formal sebagai sistem terpadu di mana kerjasama, tujuan bersama, dan komunikasi merupakan elemen universal, sementara pada organisasi informal, komunikasi, kekompakan, dan pemeliharaan perasaan harga diri lebih diutamakan. Barnard juga mengembangkan teori "penerimaan otoritas" didasarkan pada gagasan bahwa bos hanya memiliki kewenangan jika bawahan menerima otoritas itu.
3.      Aliran ilmu manajemen
Aliran ini mengembangkan prosedur penelitian operasional (operational research = OR) dalam menghadapi masalah organisasi. Prosedur yang digunakan dimulai dari analisis masalah sampai dengan usulan kegiatan untuk mengatasi masalah tersebut. Aliran ini muncul pada era modern, di abad 20, dengan hadirnya konsep manajemen kualitas total (total quality management-TQM). W. Edwards Deming, dikenal sebagai Bapak Kontrol Kualitas, berpendapat bahwa kebanyakan permasalahan dalam kualitas bukanlah kesalahan pekerja, melainkan sistemnya. Ia menekankan pentingnya meningatkan kualitas dengan mengajukan teori lima langkah reaksi berantai. Ia berpendapat bila kualitas dapat ditingkatkan,
(1) biaya akan berkurang karena berkurangnya biaya perbaikan, sedikitnya kesalahan, minimnya penundaan, dan pemanfaatan yang lebih baik atas waktu dan material
(2) produktivitas meningkat
(3) market share meningkat karena peningkatan kualitas dan harga
(4) profitabilitas perusahaan peningkat sehingga dapat bertahan dalam bisnis
(5) jumlah pekerjaan meningkat
Deming mengembangkan 14 poin rencana untuk meringkas pengajarannya tentang peningkatan kualitas.
Kontribusi kedua datang dari Joseph Juran. Ia menyatakan bahwa 80 persen cacat disebabkan karena faktor-faktor yang sebenarnya dapat dikontrol oleh manajemen. Ia merujuk pada "prinsip pareto." Dari teorinya, ia mengembangkan trilogi manajemen yang memasukkan perencanaan, kontrol, dan peningkatan kualitas. Juran mengusulkan manajemen untuk memilih satu area yang mengalami kontrol kualitas yang buruk. Area tersebut kemudian dianalisis, kemudian dibuat solusi, dan diimplementasikan.
Mendekati akhir abad 20, manajemen terdiri dari beberapa bidang terpisah, termasuk:
·         Manajemen Sumber daya manusia
·         Manajemen operasi atau produksi
·         Manajemen strategi
·         Manajemen pemasaran
·         Manajemen keuangan
·         Manajemen informasi teknologi
Selain ketiga aliran tersebut, dalam perkembangan ilmu manajemen telah dikembangkan pula dua bentuk pendekatan yang berusaha mengintegrasikan ketiga aliran tersebut.
1.      Pendekatan system
Dalam pendekatan sistem, organisasi dipandang sebagai suatu kesatuan yang terdiri dari bagian-bagian yang saling berhubungan. Jadi,dalam pendekatan ini manajer diajak untuk memandang organisasi sebagai suatu kesatuan, yang merupakan bagian dari lingkungan eksternal yang lebih luas. Dengan demikian dalam teori sistem dijelaskan bahwa kegiatan setiap bagian dalam organisasi akan mempengaruhi kegiatan bagian lain.
2.      Pendekatan kontigensi
Pendekatan kontigensi dikembangkan karena sering dijumpai metode-metode yang efektif untuk situasi tertentu yang ternyata tidak dapat diterapkan pada situasi lain. Menurut pendekatan ini, tugas seorang manajer adalah mengidentifikasi teknik mana yang akan digunakan dalam situasi dan waktu tertentu dalam membantu pencapaian tujuan. Jadi, dalam pendekatan kontigensi, satu jawaban yang dianggap paling tepat untuk mengatasi masalah manajemen adalah bergantung pada situasi yang dihadapi oleh manajemen. Jawaban ini didasarkan pada suatu kenyataan bahwa situasi, aksi dan hasil merupakan faktor yang saling mempengaruhi dan tergantung satu sama lainnya.

Kamis, 25 Juli 2013

AKU BISA MEMAHAMI TAK BISA MENGERTI


AKU BISA MEMAHAMI TAK BISA MENGERTI
Puisi Dicky Risman Herlana

Aku....
Aku berdiri bersandar di tembok ini...
Memahami setiap isi bait yang ku temui...
Ternyata tak bisa ku mengerti..
Hanya bisa melihat dan membaca nya..

Aku....
Aku memang jalang dan tak berharga diri..
Yang selalu mengusik diri dengan api..
Menimba api dengan sayatan mimpi..
Aku tercoreng ke lembah ini...

Dan aku...
Aku terlihat menjadi inti diri...
Menjadi rapi di hari yang sunyi..
Dan aku menjadi sunyi di setiap hari..
Karena api ku padam di tiup sunyi...

Lirik Ambilkan Bulan oleh Sheila On 7


Ambilkan bulan bu
Ambilkan bulan bu
Yang selalu bersinar di langit
[*] Ambilkan bulan bu
Ambilkan bulan bu
Yang selalu bersinar di langit
Di langit bulan benderang
Cahayanya sampai ke bintang

Ambilkan bulan bu
Untuk menerangi
Tidurku yang lelap
Di malam gelap
Repeat [*]
Ambilkan bulan bu
Ambilkan bulan bu
Ambilkan bulan bu
Di langit bulan benderang
Cahayanya sampai ke bintang
Ambilkan bulan bu
Untuk menerangi
Tidurku yang lelap
Di malam gelap
Tidurku yang lelap
Di malam gelap

Kamis, 06 Juni 2013

Rindu

Dalam kesendirian aku berfikir
apakah Tuhan mendengar doaku ?
apakah Tuhan peduli kepadaku?
apakah Tuhan unginkan aku menjafi yang terbaik ? 


aku selalu ingin pergi dari kenyataan ini 
tapi sungguh tidak ada keberanian dalam diriku .
aku hanya inginkan Kau berikan aku kekuatan untuk menghadapi dunia ini .
aku tidak ingin terlena dengan kenikmatan-Mu di bumi. 
Tuhan apakah aku sudah terlalu jauh dari-Mu,
aku ingin Engkau mendampingiku.
Aku hanya ingin merasakan hangatnya kekeluargaan ,
aku ingin kembali Tuhan













Minggu, 20 Mei 2012

Kata-Kata Mutiara

Sedikit Share Tentang Kata Mutiara Untuk Persahabatan :

"Sahabat adalah satu jiwa yang menghuni dua tubuh. Bagaikan oksigen(O2) dalam air, dan Hemoglobin dalam darah. Banyak mantan pacar, tapi gak ada mantan teman". (Iman Zenit).

Jangan hianati dia! karena dialah yang selalu ada sebagai penggantimu, karena dia sahabatmu!


Teman sanggup merampas orang yang kau cintai
Tapi sahabat akan menjadi mata-mata menjaga orang yang kau cintai
Teman akan memberi mu senyuman
Tapi sahabat memberi mu kebahagiaan
Teman akan memberi mu setangkai mawar
Tapi sahabat memberi mu setangkai melati.


Jadikan kenangan manis sebagai teman bagimu... dan... Lepaskan kenangan pahit yang menyelubungimu... Sakit karena cinta memang sulit tuk diobati... Tapi jangan karna sakit itu... Kita melupakan cinta yang lain... Cinta yang lebih tulus... yang kan menemani hari - harimu... Dengan langkah yang baru...


Sahabat adalah keperluan jiwa yang mesti dipenuhi. Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau subur dengan penuh rasa terima kasih. Dan dia pulalah naungan dan pendiamanmu. Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa memerlukan kedamaian.


Sahabat tak obahnya atmosfher
Yang melindungi semua makhluk di bumi
Dengan meredam sebuah energi besar
Menjadi sumber dari segala kehidupan


Sesuatu yg sulit ketika kamu harus tersenyum, hanya karena kamu tak ingin menjelaskan pada orang lain mengapa kamu bersedih.


Kita tdk bs membuat orang lain bertumbuh dewasa, krn 'menjadi dewasa' adl pilihan, bkn paksaan.
Jangan menilai seseorang hanya dari apa yg dia lakukan, karena kamu juga harus tahu alasan mengapa dia melakukan.


Terkadang, Tuhan memberikan cobaan yg berat kepadamu, karena Dia percaya pada kemampuanmu melebihi kamu percaya dirimu sendiri.


Mereka yg kaya bukanlah mereka yg mampu membeli segalanya, tapi mereka yg mempunyai sesuatu yg tak mampu dibeli dengan apapun.


Jika kamu merasa selalu salah, jangan menyerah. Tetapi teliti kembali apa yg telah kamu lakukan, karena pasti caramu ada yg salah.


Jangan banggakan apa yang kamu punya. Banggakan bagaimana caramu mendapatkan apa yang kamu punya. Lakukan apapun yang kamu suka. Karena kamu tak akan merasa terpaksa pun jika kamu gagal tak akan merasa kecewa.


Dalam persahabatan yang tanpa kata, segala pikiran, harapan dan keinginan terungkap dan terangkum bersama – menyimpan keutuhan. Ketika tiba saat perpisahan, jangan kalian berduka, sebab apa yang kalian kasihi darinya mungkin akan nampak lebih cemerlang dari kejauhan – seperti gunung yang tampak lebih agung terlihat dari padang dan daratan. Jangan ada tujuan lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya jiwa. Karena cinta kasih yang masih mengandung pamrih hanyalah jaring yang ditebarkan keudara – hanya menangkap kekosongan semata.


Sukses pasti datang pd mereka yg msh mencoba meski pernah berbuat salah. Mereka yg tak pernah menyerah, karena semangat masih ada.


Terkadang, yg diinginkan sebenarnya tak dibutuhkan, sedangkan yg dibutuhkan tak bisa dimiliki. Tapi Tuhan, tahu apa yg terbaik.


Kau adalah sahabatku teman pelipur laraku Bersamamu aku bisa berbagi cerita indah Cerita tentang kegagalanku Dan denganmu pula aku bisa tuangkan segala keluh kesahku Sahabat…


Saat kau sedih aku menangis Saat kau terluka hatiku tercabik Saat kau gundah aku selalu resah Sahabat. . .


Jangan kau anggap aku orang lain A...ku adalah dirimu Aku adalah saudaramu Aku siap korbankan jiwaku agar kekal persahabatan kita


Teman itu seperti bintang Tak selalu nampak Tapi selalu ada dihati… Sahabat akan selalu menghampiri ketika seluruh dunia menjauh Karena persahabatan itu seperti tangan dengan mata Saat tangan terluka, mata menangis Saat mata menangis, tangan menghapusnya


Teman akan menikam mu dari belakang
Tapi sahabat akan menampar mu dari depan


Teman akan menceritakan mu yang tidak benar tentang diri mu
Tapi sahabat akan tutup mulut dengan kesalahan mu


Teman hanya menerima kelebihan mu
Tapi sahabat akan menerima kekurangan mu


1000 teman datang saat kamu tertawa
Tapi seorang sahabat akan datang saat kamu berderai air mata.

Sekian . Thanks kalo ada yang baca koment yahhh hihi

Senin, 02 April 2012

BELAJAR PROJECT LEWAT ACCURATE


27 June 2011 — fitrin
Setelah Billing(tagihan/SI) terakhir, jika proses Project sudah dianggap selesai kita lakukan Project Ending dari Activities | Project | Project Ending.
Project Ending dimaksudkan untuk kita tidak bisa lagi membuat Project Payment atau Material In Use untuk Project tsb karena sudah dianggap selesai.
Pada saat kita lakukan Project Ending, pastikan semua biaya-biaya sudah di alokasikan ke COGS di Sales Invoice/Billing terakhir. Jika setelah dibuat Billing terakhir masih ada Barang atau Biaya yang dikeluarkan dan belum teralokasi di Billing terakhir kita, kemungkinannya waktu kita lakukan Project Ending akan ada konfirmasi seperti contoh berikut ini :
“Warning!!
PDP Amount = -100,000, please check COGS Amount in Invoice(s).”
Dengan ada nya konfirmasi tsb, maka kita diinformasikan bahwa masih ada Cost untuk Proyek yang akan Ending tsb yang belum di alokasikan ke Account COGS(masih teralokasi di account Proyek Dalam Penyelesaian posisi di Neraca), untuk itu sebelum atau sesudah Project Ending, kita ke List | Sales | Sales Invoice, cari Invoice terakhir atas Project tsb, Edit lalu klik button Recalc yang ada di pojok kanan bawah Invoice di field COGS lalu Save&Close.
Bedanya jika kita update COGS di Faktur setelah dilakukan Project Ending, akan di konfirmasi bahwa Project tsb sudah di Ending, apakah akan tetap dilanjutkan, kita pilih Yes.
(Available for v4)
Posted in Project. Comments Off
20 January 2011 — fitrin
Berikut  jurnal yang terjadi di modul Project Contractor :
Activities | Project | Material in Use, (sesuai cost keluar barang secara FIFO atau Average):
(Dr)Proyek Dalam Penyelesaian xxx
(Cr)Persediaan  xxx
*) Activities | Project | Expense Payment (Dibuat pada saat mau mencatat pengeluaran biaya Proyek diluar dari Material):
(Dr)Biaya Upah    xxx
(Cr)Kas/Bank      xxx
(Dr)Proyek Dalam Penyelesaian    xxx
(Cr)Biaya Upah    xxx
*)Pada saat Billing dari Activities | Sales |  Sales Invoice :
(Dr)Piutang(A/R) {Sesuai %Billing, %Billing x Grand Total di RAB} xxx
(Cr)Pendapatan Proyek   xxx
(Dr)COGS  {Sesuai % Progress} xxx
(Cr)Proyek Dalam Penyelesaian  xxx
Secara Default yang ditampilkan di field COGS di form SI dibagian bawah adalah sebesar  %Progress x Nilai Subtotal di RAB, namun jika kita klik button Calc disampingnya, maka COGS yang ditampilkan dan diakui adalah sesuai semua pengeluaran untuk Project tsb sd sekarang(Pengeluaran dari Material in Use + Expense Payment).
Di Billing terakhir(SI tagihan terakhir) akan dialokasikan sisa keseluruhan account “Proyek Dalam Penyelesaian” ke account COGS.
(Available for v4)
Posted in Project. Comments Off
16 December 2010 — fitrin
Kolom “Go To” yang ada di Project Survey diisi dengan Project Header atas Job yang sedang di Survey Penyelesaiannya.
Tersedianya field “go to” disini dimaksudkan untuk membantu kita memilih Job di form Project Survey jika job kita ada banyak. Dengan dipilihnya Project Header di Go To maka pilihan Job dibawahnya adalah Job-job dari Project Header yang kita pilih saja.
(Available for v4)
Posted in Project. Comments Off

5 November 2010 — fitrin
Activities | Project | Expense Payment, Form ini kita gunakan untuk input pengeluaran biaya-biaya Proyek diluar dari Material bahan baku.
Contoh :  Mencatat pembayaran upah mandor 250.000, di Form ini kita pilih akun Biaya Upah pada Kas, Jurnal Expense Payment tsb adalah sbb,
(Dr)Biaya Upah    250.000
(Cr)Kas/Bank                250.000
(Dr)Proyek Dalam Penyelesaian  250.000
(Cr)Biaya Upah    250.000
Hasil Jurnal ini dapat dilihat dari List(Daftar) | General Ledger(Buku Besar) | Journal Voucher(Bukti Jurnal Umum),  Type transaksi centang yang “Proj. Expense Payment”.
Catatan : Account Biaya yang dapat dipilih di Form ini adalah Account Biaya yang di pilih pada saat pembuatan Labor Cost yang dipakai di RAB.

13 August 2010 — fitrin
Jika sebagian pekerjaan di Outsourcing(Pekerjaan diserahkan ke pihak lain) dan kita menggunakan fitur Project Contractor di versi 4, berikut langkah-langkah nya :
  • Buat New Item dari List – Items, dengan nama SUBCON type Non Inventory Part, setting GLAccount untuk Expense Account ke Biaya Proyek(type boleh COGS/Expense).
  • Pada saat membuat Project Baru, di TAB General ada pengisian untuk “Item For Subcon” disini kita isi dengan Item SUBCON yang sudah kita buat sebelumnya.
  • Masih di pembuatan Project baru tsb, di pengisian RAB, untuk pekerjaan yang akan di Outsourching/kita serahkan pekerjaannya ke pihak lain, centang option Subcon-nya.
  • Pada saat kita terima tagihan dari pihak lain yang mengerjakan sebagian pekerjaan proyek kita, buat Purchase Invoice, pilih Vendor nya, lalu klik di menu “Select From Project” yang ada diatas form Purchase Invoice. Disini kita pilih dulu dari Project mana lalu pilih pekerjaan yang di Outsourching. Secara otomatis ACCURATE akan menampilkan Item SUBCON di tab ITEM Purchase Invoice tsb, dan kita bisa isi Unitprice nya sebesar penagihan dan kenakan kode pajak jika kena PPn. Pelunasan dilakukan dari Purchase Payment.  Jurnal yang terbentuk pada saat PI adalah:
(Dr) Proyek Dalam Proses   xxxx
(Cr) Hutang                                       xxxx
  • Tagihan yang kita catat dari Purchase Invoice tsb akan masuk ke Report | Project  | Budget & Actual Cost, dibagian Actual Cost-nya.
(Available for v4)
Posted in Project. Comments Off




8 November 2007 — admin
Dari menu Report | Project | Project Profit And Loss Multiple Step / Project Profit And Loss Single Step.
Laporan Project Profit And Loss Multiple Step susunannya sama seperti Laporan Profit And Loss yang dilaporkan dari menu Report | Financial Statement. Secara garis besar yaitu Revenue – COGS – Expense + Other Income – Other Expense.
Sedangkan Project Profit And Loss Single Step laporannya di tampilkan dengan susunan : Revenue + Other Income – COGS – Expense – Other Expense
Posted in Project, Report. Comments Off
6 November 2007 — fitrin
Dari menu Report | General Ledger | General Ledger Detail
Pada preview report tersebut, masuk ke bagian Modifikasi | Filter, Account Type pilih Revenue, COGS, Expense, Other Income dan Other Expense.
Masih di bagian modifikasi, masuk ke bagian Custom, centang Project Name dan atau Departement Name(jika yang sedang di cek sehubungan dengan Departement).
Set Parameter dari 1 Januari s/d Periode report yang sedang akan di laporkan.
Report ini akan menampilkan seluruh transaksi yang berhubungan dengan laporan Laba Rugi (Profit & Loss) berikut informasi Project dan Department yang dipilih pada setiap transaksinya. Transaksi yang tidak diisi Project atau Department-nya akan terlihat di bagian Project atau Department-nya kosong.
Posted in Project. Comments Off





17 September 2007 — admin
Misalkan perusahaan ABC adalah distributor alat rumah tangga yang akan mengadakan promosi penjualan vacum cleaner tipe terbaru. Untuk promosi ini perusahaan mendatangkan vacum cleaner dari Jerman. Pengiriman vacum cleaner dari Jerman ke Jakarta dilakukan oleh DHL, dan biaya angkut ditanggung oleh perusahaan ABC.
Dalam rangka promosi ini, biaya angkut vacum cleaner akan dibebankan sebagai biaya departemen pemasaran. Sedangkan pada perhitungan harga jual, biaya angkut akan dihitung sebagai bagian dari harga pokok pembelian.
Hal yang harus dilakukan dalam ACCURATE :
  1. Buat PI dengan item vacum claner
  2. Isi nilai biaya angkut
  3. Centang “Apply to items”
    • Setelah langkah ketiga, nilai invoice vacum cleaner adalah sebesar harga beli vacum cleaner + biaya angkut.
  4. Selanjutnya pada tab expense, pilih akun biaya angkut dan isi dengan nilai negatif
    • Setelah langkah keempat, nilai invoice vacum cleaner tidak lagi memperhitungkan biaya angkut
    • Sedangkan cost item sudah memperhitungkan biaya angkut
  5. Buat invoice baru dengan vendor DHL. Pada tab expense, isi dengan akun biaya angkut dan nilai biaya angkut. Untuk pembebanan ke departemen / proyek, maka kolom departemen / proyek diisi dengan kode departemen / proyek.
    • Melalui invoice ini biaya angkut telah dibebankan ke departemen / proyek
Posted in Department, Inventory, Project, Purchase. Comments Off